10 Pertanyaan Seputar USB 3.0 (Bag. 3- habis)1 Juni 2010
7. Di mana tepatnya perbedaan antara USB 2.0 dan 3.0? Untuk mencapai tingkat kecepatan lebih tinggi pada USB 3.0 semuanya sedikit ditingkatkan: Dalam protokol dicantumkan tingkat kecepatan SuperSpeed dengan transfer data hingga 5 GBit/detik. Untuk itu pin steker ditambah: Bila USB 2.0 cukup dengan 4 pin, untuk USB 3.0 dibutuhkan 5 pin lainnya.
Dengan demikian kabelnya pun harus disesuaikan: Selain yang 2 pasang dari USB 2.0, ada masing-masing sepasang lagi untuk mengirim dan menerima, serta satu untuk power-supply dan massa.
Untuk menempatkan pin baru port dan steker diperluas – kecuali tipe A yang banyak digunakan. Di sini pin tambahan ditempatkan pada bagian belakang, bentuk dasarnya tidak berubah.
8. Hasil tes: USB 3.0 memang bagus Karena saat ini ?PD720200 satu-satunya yang tersedia, tes kami dilakukan berdasarkan hardware ybs: Di lab CHIP diuji mainboard Asus P7P55D-E Pro, card QuickPort USB 3.0 dari Sharkoon dan Buffalo HD-HXU 3.
Hasilnya mengesankan: Dengan QuickPort dan Buffalo digunakan harddisk SATA terbaru dengan kecepatan maksimal. Tidak ada perbedaan antara SATA dan USB 3.0. Ini berarti performa 4 kali USB 2.0.
Semua lebih cepat bila menggunakan SSD cepat dalam QuickPort: Kecepatan hingga 200 MByte/detik dapat tercapai. Tetapi ada penurunan: Intel X25-MG2 yang kami uji mencapai kecepatan 260 MByte/detik – menurut spesifikasi hingga 640 MBit/detik.
Jelas NEC belum mencapai performa maksimal, chip terhenti pada 200 MByte/detik. Dengan hardware 2.0 dalam port 3.0 ada kejutan positif: Waktu akses lebih singkat dan performa meningkat hingga 10%. Diagram: Transfer data terukur

 Sharkoon SATA QuickPort Produsen: Sharkoon Harga: sekitar US$ 60 Info: www.sharkoon.com
9. Alternatif apa saja yang ada? Yang belum pindah ke USB 3.0 juga dapat mencapai kecepatan lebih tinggi daripada USB 2.0. Port SATA eksternal semakin banyak digunakan pada PC dan notebook. Dengan eSATA dimungkinkan kecepatan yang sama seperti SATA internal. Dalam prakteknya hingga 300 MByte/detik.
Kelemahan-kelemahan awal eSATA juga sudah hilang (tidak adanya fitur HotPlug dan power-port tambahan). Namun eSATA tidak lebih baik dibanding USB 3.0: Kabelnya kaku dan pendek, tidak ada USB-hub untuk mempermudah pemasangan perangkat.
Alternatif lain adalah Firewire 800, tetapi tidak dapat bersaing dengan eSATA atau USB 3.0. Di atas 120 MByte/detik secara teknis tidak mungkin, hampir tidak ada hardware – kalau pun ada sangat mahal.

Supertalent RAIDDrive USB 3.0 Produsen: SuperTalent Harga: sekitar US$ 300 (32 GB) Info: www.supertalent.com
10. Siapa yang membutuhkan USB 3.0? Sebenarnya setiap pengguna, walau tidak segera. Yang terutama menggunakan periferial lambat pada USB-port – misalnya scanner, printer, mouse, keyboard atau webcam – tidak perlu segera pindah ke 3.0. Pada aplikasi ini SuperSpeed tidak menawarkan kelebihan. Namun bila Anda mengcopy data dalam jumlah besar ke harddisk atau flashdisk USB, sebaiknya segera pindah! Pada kecepatan data yang kami ukur hingga 200 MByte/detik saat ini hanya eSATA yang dapat mengimbangi.
Sumber : http://chip.co.id
|